Orang Tua Diminta Jadi Guru Pertama dan Utama di Masa Pandemi

Nurlina, Kabid Paud dan Dikmas Disdikbud Kabutaen Parimo (foto/beritasulteng.com)

Penulis : Novita

BERITA SULTENG – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah mengharapkan orang tua dapat membantu peran guru selama pelaksanaan pembelajaran dengan jaringan (daring).

Bacaan Lainnya

“Melalui surat edaran Kepala Disdikbud mengharuskan berlangsungnya pembelajaran jarak jauh dilakukan pada tahun ajaran 2021/2022 ini, karena pandemi” ungkap Kepala Bidang PAUD dan Dikmas, Nurlina Sani ditemui di ruang kerjanya, belum lama ini.

Penerapan pembelajaran jarak jauh untuk dilaksanakan pihak sekolah, ada dua pilihan yakni daring, luar jaringan (luring), atau gabungan keduanya, tergantung kondisi peserta didiknya.

Berkaitan dengan pembelajaran daring, peran orang tua dalam menjadi guru pertama dan utama melalui kerjasama guru di sekolah, untuk pendampingan belajar anak selama pandemi.

“Banyak modul-modul dibagikan pihak sekolah selama pandemi, dalam rangka pendampingan belajar oleh orang tua dan guru,” jelasnya.

Hal penting lainnya, adalah orang tua harus terus melakukan komunikasi dengan guru, tentang perkembangan belajar anak.

Kemudian, orang tua harus bisa meluangkan waktunya bagi pendampingan belajar anak di rumah.

“Ini merupakan hal penting, orang tua harus benar-benar berperan dalam pendampingan anaknya,” ujarnya.

Nurlina berpendapat, ada banyak sekali orang tua tidak intens untuk melakukan pendampingan kepada anaknya. Pada posisi ini, guru bertugas untuk mencari metode terbaik dalam pelayanan belajar anak dengan terus melibatkan orang tua.

Penyadaran orang tua diakui, bukan merupakan hal mudah dan secara cepat dilakukan. Namun hal itu harus dilakukan terus menerus untuk kolaborasi seluruh pihak, baik orang tua, guru, pemerintah maupun masyarakat.

“Ditingkat PAUD kami juga membagikan modul, tujuannya melibatkan orang tua dalam proses pembelajaran,” tuturnya.

Sebelumnya, Dinas Disdikbud Parigi Moutong membatalkan proses Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, untuk menindaklanjuti surat edaran Gubernur Sulawesi Tengah agar dilakukan penundaan pembajaran tatap muka hingga 02 Agustus mendatang.


Rencananya, pada tahun ajaran baru 2021/2022, PTM akan dimulai Juli ini dengan berbagai persiapan yang sebelumnya telah dilakukan pihak sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *