Kategori
Daerah

Pemda Parimo Bagikan Hewan Kurban ke Sejumlah Pondok Pasantren

Penulis : Novita

BERITA SULTENG – Pemerintah Daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah akan membagikan hewan kurban berupa Sapi dan Kambing ke Pondok Pasantren dibeberapa wilayah.

“Berdasarkan petunjuk Pak Bupati, hewan kurban ini tidak seluruhnya dipotong oleh kami, namun sebagian dibagikan ke sejumlah Pondok Pasantren,” ungkap Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat, Setda Parimo, Drs. Mahfuz, kepada wartawan, Senin (19/07).

Dia mengatakan, total jumlah hewan kurban berasal dari sejumlah OPD dijajaran Pemda Parimo sebanyak 28 ekor, terdiri dari 26 ekor Sapi dan dua ekor Kambing.

Beberapa ekor Sapi kata dia, tidak seluruhnya dikelola oleh Bagian Kesramas, namun dibagikan ke Pondok Pasantren Nurul Amanah Dolago, Al-Izzah Al-As’adiyah Tolai, Lisaanul Arab, Asmaul Alkhairat, dan Pasantren Modern Alkhairat di Siniu.

Kemudian, Pemda juga memberikan hewan kurban kepada masyarakat mualaf di Desa Gangga Kecamatan Parigi Selatan. Dengan jumlah masing-masing satu ekor Sapi, namun untuk Desa Gangga diberikan satu ekor kambing saja.

“Jadi jumlahnya 26 ekor Sapi dan dua ekor kambing. Tapi tidak semuanya kami yang kelolah,” jelasnya.

Menurut dia, ada OPD yang mengelola hewan kurbannya sendiri, seperti Bappelidbangda, Dinas Perikanan dan Kelautan (DKP). Kemudian, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruangan dan Pertanahan (PUPRP),  Kementerian Agama.

Sehingga, total hewan dikelola pihaknya sebanyak dua ekor Sapi dan satu ekor Kambing. Rencananya pemotongan akan dilakukan sehari usai Lebaran Idul Adha, berlokasi di Desa Boyantongo.

“Untuk Dinas Peternakan itu, dua ekor, dipotong sendiri dan satunya mereka serahkan ke Pasantren di Tinombo. Untuk Kementerian Agama mereka berikan ke GP Ansor,” jelasnya.

Dalam proses pembagian daging kurban nantinya lanjut dia, dilakukan dengan sistem pembagian kupon kepada penerima kuban. Berdasarkan petunjuk Bupati, pembagian daging kurban harus tepat sasaran.

“Sebenarnya dikelola oleh Kesramas banyak 13 ekor, tapi sebagian untuk Pondok Pasantren tadi,” kata dia.

Selain itu, sebelum dilakukan pembagian dan pemotongan hewan kurban, pihaknya telah melakukan pengecekan kesehatan hewan. Tujuannya agar memastikan kelayakan Sapi dan Kambing yang dijadikan kurban.

“Mengecek kesehatan hewan sudah kami laksanakan kemarin, hari Sabtu,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.