Disdikbud Parimo Kembali Tunda PTM Terbatas

Sunarti - Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong

Penulis : Novita

BERITA SULTENG –  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah kembali menunda Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di seluruh satuan pendidikan. Penundaan dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri.

Bacaan Lainnya

Empat menteri itu adalah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), serta Menteri Agama.

Dia mengatakan, sesuai dengan surat keputusan yang dikeluarkan empat mentri, serta surat edaran Gubernur Sulawesi Tengah, memuat salah satu poin tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Mengacu dari surat edaran itu, serta menghindari dari hal-hal tidak diinginkan, maka PTM sementara waktu ditiadakan,” ungkap Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Parimo, Sunarti, saat ditemui, Selasa (9/8).

Menurut dia, PTM dapat dilaksanakan apabila status kabupaten berada di zona hijau dan kuning, dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang mengacu pada SOP Satgas penanganan Covid-19 setempat.

Kesiapan satuan pendidikan dalam menghadapi PTM dinilai sesuai dengan protokol kesehatan, berupa hendsanitaizer, tempat cuci tangan dan kelengkapan lainnya.

“Beberapa sekolah telah kami kunjungi, sesuai arahan dari Satgas Covis-19 telah membentuk tim disekolah sudah dipenuhi, hanya karena kondisi pandemi jadi menunda untuk sementara,” ujarnya.

Bahkan kata dia, untuk PTM ini pihaknya telah meyakinkan, Satgas pencegahan Covid-19 untuk mengelar pembelajaran, namun status Parimo menjadi zona merah.

Pertimbangan lainnya kata dia, adanya beberapa tenaga guru terpapar Covis-19, bahkan sebagaian telah meninggal dunia. Kondisi ini, meyakinkan pihaknya untuk tidak mengelar PTM.

“Selain itu, masih banyak guru dan tenaga guru yang belum divaksinasi karena itu juga menjadi syarat,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *