Jelang HUT RI, 33 Calon Anggota Pastibraka Parimo Jalani Pelatihan

Sebanyak 33 calon anggota Paskibraka Kabupaten Parigi Moutong tengah menjalani latihan, di pusatkan di kantor Bupati Parigi Moutong, Jum'at (13/8).

Penulis : Ozhan

BERITA SULTENG – Calon Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka) merah putih HUT RI Ke-76 di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah telah menjalani latihan, di pusatkan di halaman kantor Bupati setempat.

Bacaan Lainnya

“Berbeda dengan sebelum pandemi virus corona, latihan calon anggota Paskibraka dilaksanakan dua hingga tiga bulan sebelum HUT RI. Tapi tahun ini jauh lebih singkat,” ungkap pelatih Paskibraka Parimo, Muhammad Adrianwar, Jum’at (13/08).

Dia menyebutkan, sebanyak 33 calon anggota Paskibraka telah menjalani latihan sejak tanggal 6 Juli kemarin. Seluruhnya merupakan perwakilan dari 22 kecamatan di Parigi Moutong, yang telah melalui proses seleksi sebelumnya.

Sementara satu kecamatan yang tidak mengirimkan perwakilannya kata dia, yakni Kecamatan Taopa. Kemungkinan karena situasi pandemi Covid-19, dan minimnya minat pelajar di tingkat SMA dan SMK sederajat, untuk ikut berpartisipasi dalam rekrutmen calon anggota Paskibraka.

“Memang berdasarkan amatan kami, minat pelajar beberapa tahun belakangan ini berkurang. Jadi kemungkinan itu juga yang terjadi di Kecamatan Taopa,” ungkapnya.

Selain itu kata dia, perbedaan lainnya terdapat pada jumlah anggota Paskibraka. Sebelumnya, ada sebanyak 42 anggota yang bertugas mengibarkan bendera merah putih, namun tahun ini hanya 33 anggota saja.

Hal itu, berdasarkan petunjuk Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata yang menjadi leading sektor penganggaran pelaksanaan pelatihan anggota Paskibraka. Namun, pihaknya tetap memaksimalkan pelaksanaan pengibaran bendera dengan penyesuaian formasi.

“Persisnya kami tidak tahu, kenapa jumlahnya dikurangi dari OPD-nya. Tapi kami tetap memaksimalkan jumlahnya,” ucapnya.

Kemudian, sebelumnya dua orang pelajar berasal dari SMA Negeri 1 Parigi Kecamatan Parigi, telah terpilih dalam seleksi calon anggota Paskibraka tingkat Provinsi Sulawesi Tengah.

Saat ini, keduanya telah menjalani proses pelatihan pengibaran bendera di Kota Palu, di pusatkan di kantor Gubernur Sulteng.

Dalam pelaksanaan kegiatan pelatihan, seluruh calon anggota diharuskan menaati protokol kesehatan. Bahkan, pihaknya telah melaksanakan tes rapid antigen kepada 33 calon, dan dinyatakan non reaktif.

“Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, hingga HUT RI nanti. Rencananya besok mereka akan dikukuhkan oleh pejabat daerah dari calon menjadi anggota Paskibraka,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *