Rumah BUMN Dorong Transformasi Digitaliasi Bagi Pelaku Usaha di Parimo

Ayub- Supervisior Rumah BUMN

Penulis : Novita

BERITA SULTENG – Rumah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pertamina Persero mendorong trasformasi digitaliasi bagi pelaku usaha di Parigi Moutong (Parimo) Sulawesi Tengah. Hal itu, diharapkan menjadi modal penting di tengah tantangan pandemi Covid-19 mengharuskan aktivitas bisnis dijalankan secara digital.

Bacaan Lainnya

“Langkah awal kami mengambil data base dulu, bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UMKM setempat. Kemudian, kami pelihara data base itu mengundangnya ke beberapa group whatsapp, akhirnya berkomunitasi disana. Saran dan ide lahir digroup yang kami buat itu,” ungkap Ayub Supervisior Rumah BUMN saat ditemui, Jum’at (3/9).

Menurut dia, pihaknya memang saat ini konsen pada pemanfaatan digitalisasi, diawali dengan melakukan kegiatan secara online. Melalui kegiatan itu, pelaku usaha didorong untuk memanfaatkan media sosiap, seperti Instagram, facebook, whatsapp, dan youtube.

Bahkan kedepan kata dia, didorong ketingkat lebih tinggi untuk melakukan pemasaran di marketplace seperti buka lapak, shopee atau digital promo di Sulawesi Tengah.

Dia mengatakan, produk UMKM di Kabupaten Parimo ini cukup berpotensi untuk didorong masuk ke pasar digitalisasi saat ini. Hanya saja, harus terus dikembangkan  dan diberikan dukungan dari pihak-pihak terkait.

“Sangat berpotensi, dan dukungan sangat dibutuhkan. Sebab, dari 136 UMKM belum  setengahnya yang dapat didorong go online,” ujarnya.

Banyak kedala dihadapi pelaku usaha, diantaranya Sumber Daya Manusia (SDM), hingga soal kepemilikan sertifikat kemasan halal.

Pihaknya di tahun 2019 kemarin, pihaknya telah memfasilitasi pelaku usaha untuk mendapatkan izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), bekerjasama dengan Dinas Kesehatan, dan Dinas Koperasi dan UMKM Sulawesi Tengah.

“Kami juga meminta kepada Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi, jika ada peluang untuk mendapatkan sertifikasi halal, kami mohon bantu UMKM Parimo. Karena selama ini selalu memberikan support dalam segala kegiatan,” kata dia.

Sementara konsep offline kata dia, kedepan pihaknya masih bekerjasama dengan Dekranasda Parimo. Pihaknya juga telah menjejaki Kepala Dinas Koperasi dan UMKM setempat, untuk memberikan dukungan kepada Alfa Midi, Carefour.

“Kami juga sudah bekerjasama dengan beberapa toko ole-olediKota Palu, dan untuk Parigi Toko Frozen Mutiara,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *