Longki, Buka Bimbingan Teknis Pengelolaan Batu Mulia Di Rutan Lapas Palu

gubernur Sulteng dan IKM Wil.3 KemenkumHam, Kadis Perindag Sulteng serta warga binaan rutan lapas Palu, selepas pembukaan bimbingan tekhnis di Aula Kantor rutan lapas Palu, Senin (10/6/2015). Ft.M.Nasir Tula.

 

Moh.Nasir Tula (10/8/2015)

beritasulteng, Palu- Guna memanfaatkan potensi dan kemampuan para penghuni warga binaan di Rutan lapas Palu dalam membuat dan mengukir kerajinan batu Akik (Mulia), Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prop.Sulteng bekerja sama dengan Kementrian Hukum dan HAM Wilayah Sulteng, melaksanakan Bimbingan teknis pengelolaan batu mulia/akik bagi warga binaan di rutan lapas palu pada kegiatan fasilitasi pengembangan wira usaha IKM kerajinan, dari tanggal 10 s/d 14 Agustus 2015.

kegiatan yang secara langsung di buka oleh Gubernur Prop. Sulteng Drs. H.Longki Djanggola, M.Si dan dihadiri langsung oleh Direktur IKM Wilayah 3 Kementrian Hukum dan HAM Ibu Ir.Endang Suartini, M.Sc,Kepala Dinas Perindag Prop.Sulteng Abubakar Ahmadali, dan perwakilan Kanwil Kemenkumham Sulteng, para Kepala rutan, Lapas se Prop. Sulteng.

Dalam sambutan gubernur Sulteng H.Longki Djanggola berpesan kemajuan dan perkembangan batu akaik dapat kita rasakan bukan hanya di daerah ini, akam tetapi hampir seluruh wilayah di Indonesia, olehnya itu sudah selayaknya para penghuni binaan rutan Palu mengikuti pelatihan ini dengan baik, dan tekun, katanya pada Senin (10/8/2015).

“Bangun starategis dan komunikasi serta jagah hubungan tali silaturahmi dengan masyarakat selepas dari rumah tahanan ( Rutan) lapas palu, dengan kemampuan ketrampilan yang sudah di dapatkan saat menjadi warga binaan”. dengan modal tersebut nantinya kami harapkan dapat memberikan manfaat kelangsungan hidup baik sendiri maupun bersama keluarga, tutur Longki.

Dengan bakat tersebut bisah memberikan dampak positif bagi para binaan, bukan bermaksud melecehkan, akan tetapi kalian bisah membuktikan kepada masyarakat di mana tempat berbaur, bahwa akan memberikan yang terbaik bagi warga sekitar sebagaimana dengan pendidikan dan ketrampilan yang di dapat selama menjadi wrga binaan, walaupun hanya dengan ketrampilan pembuatan batu akik (Mulia), terangnya.

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>