Nasdem Berhentikan Paliludju
By beritasulteng On 1 Dec, 2014 At 08:12 AM | Categorized As BERITA HARI INI, KOTA PALU, POLHUKAM & PERISTIWA | With 0 Comments
Ketua DPW Partai NasDem Sulteng H Ahmad Ali memberikan keterangan pers terkait pemberhentians sementara Paliudju dari Partai NasDem di sebuah restoran di Kota Palu, Sabtu (29/11).(naura)

Ketua DPW Partai NasDem Sulteng H Ahmad Ali memberikan keterangan pers terkait pemberhentians sementara Paliudju dari Partai NasDem di sebuah restoran di Kota Palu, Sabtu (29/11).(naura)

PALU-  Mantan Gubernur Sulawesi Tengah H Bandjela Paliudju yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi sebesar Rp 21 miliar lebih oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah membuat Dewan Pimpinan Pusat Partai Nasional Demokrat (NasDem) mengambil sikap tegas. Bandjela Paliudju diberhentikan sementara dari jabatan Ketua Dewan Pembina DPW NasDem Sulawesi Tengah.
Ketua DPW Partai NasDem Sulawesi Tengah H Ahmad H Ali dalam konferensi persnya di sebuah restoran di Kota Palu, Sabtu (29/11/2014) siang mengatakan keputusan memberhentikan sementara Paliudju telah dilaporkan ke Ketua Umum DPP Partai NasDem (Surya Paloh). ‘’Pak Surya Paloh langsung menginstruksikan agar pak Paliudju diberhentikan sementara. Namun pak Surya Paloh tetap meminta kasus ini dikawal,’’ujar H Ahmad Ali
Berdasarkan hasil rapat pleno DPW juga, lanjut Ahmad Ali, akhirnya diputuskan untuk memberhentikan sementara dari jabatan Ketua Dewan Pembina serta mencabut sementara status keanggotaan Bandjela Paliudju dari Partai NasDem. Ahmad Ali dan pengurus partai NasDem mengaku prihatin atas kasus kasus korupsi dan pencucian uang yang menyeret H Bandjela Paliudju sebagai tersangka. Meski kasus itu terjadi jauh sebelum Paliudju menjabat Ketua Dewan Pembina Partai NasDem Sulawesi Tengah.
Meskipun demikian, ia sudah meminta kepada Ketua Bantuan Hukum (Bahu) DPW NasDem (Yahdi Basma) untuk memberikan pendampingan hukum kepada Bandjela Paliudju jika diminta.Ditegaskan pula,i, jabatan dan keanggotaan Bandjela Paliudju dalam partai NasDem akan dipulihkan kembali jika dalam proses persidangan ternyata Bandjela Paliudju dinyatakan tidak terbukti bersalah sebagaimana yang disangkakan.
Media Alkhairaat berusaha mengkonfirmasi Bandjela Paliudju via telepon seluler, namun nomor kontak pribadi (0811xxxxxx) yang biasa digunakan ternyata tidak aktif. Begitupula Ketua DPW NasDem Sulteng H Ahmad Ali sempat dua kali menghubungi nomor Bandjela Paliudju namun lagi-lagi nomor handponennya tidak aktif.
H Bandjela Paliudju ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah berdasarkan surat perintah penyidikan Nomor : 289/R.2/Fd.1/11/2014, tertanggal 6 Nopember 2014. Penetapan sebagai tersangka setelah ada pengembangan penyidikan berdasarkan fakta persidangan terkait dugaan korupsi dan pencucian uang senilai Rp21.394.096.876 yang melibatkan terdakwa Rita Sahara selaku mantan Bendahara Gubernur.
Bandjela Paliudju disangka dalam kasus korupsi dukungan perjalanan dinas, biaya pemeliharaan kesehatan serta penunjang operasional gubernur tahun 2006-2011. (bs-01)

About -

Leave a comment

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>