Rektor : Tidak Benar Kampus UNISA DiTutup

DSCN7600

Rektor Universitas Alkhairaat, Dr. H. Hamdan Rampadio, SH, MH menjelaskan status penonaktifan Unisa di DPDPT Dikti, di ruang kerjanya, rabu (19/8). Foto (Dokumentasi Humas Unisa)

PALU – Rektor Universitas Alkhairaat (Unisa), Dr. H, Hamdan Rampadio, SH, MH mengatakan sehubungan dengan adanya isu yang berkembang di masyarakat, tentang penutupan kampus Unisa tidak benar, dan hanya bersifat sementara.

Berdasarkan hasil koordinasi Wakil Rektor Satu Unisa, Dr. Muhammad Yasin dengan Direktur Jenderal Perguruan Tinggi (Dikti) di Makassar beberapa waktu lalu, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, agar status Unisa di PDPT kembali diaktifkan. Langkah tersebut adalah, segera menyerahkan mahasiswa Fakultas Tekhnik Pertambangan dari angkatan 2012 sampai dengan 2014 ke Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI) Makassar.

“Kemudian penyerahan mahasiswa Fakultas Tehnik itu melalui penandatanganan berita acara yang disaksikan oleh Kopertis Wilayah IX Sulawesi,” kata Rektor Unisa, Rabu (18/8) di ruang kerjanya.

Selanjutnya, pihak Unisa tidak akan menerimah mahasiswa baru prodi pertambangan, sebelum ada izin operasional dari Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi. Senada dengan hal tersebut, Unisa menindaklanjuti dalam bentuk maklumat melalui koran Harian Media Alkhairaat selama seminggu.

Selain itu, Unisa diharapkan untuk menyampaikan ke Dikti melalui Koordinator Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah IX Sulawesi, terkait dengan nomenklatur Surat Keputusan (SK) Yayasan Alchairaat, yang dirubah menjadi Yayasan Alkhairaat Pusat.

“Semua masalah itu sudah kami tangani dan dalam proses,” tegasnya.

Dia menjelaskan, saat Universitas Alkhairaat mendapatkan izin operasional pada tahun 1989, masih terdaftar di bawah naungan Yayasan Alchairaat. Kemudian karena adanya perubahan penulisan abjat Yayasan Alchairaat menjadi Yayasan Alkhairaat Pusat pada tahun 2009, belum dilaporkan perubahan Yayasan tersebut pada pihak Dikti.

Sehingga lanjut Rektor Unisa, Dikti belum tahu adanya perubahan dimaksud, dan juga tidak mengetahui secara persis kronologis perubahan tersebut. Dalam waktu dekat ini, pihak Unisa akan mengirimkan surat penjelasan perubahan Yayasan itu, kepada pihak Dikti dan juga langsung ke Kementerian Riset dan Perguruan Tinggi di Jakarta.

“Insya Allah dalam waktu tidak lama status Unisa di PDPT akan diaktifkan kembali,” tandasnya.

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>