Calon Independen Bupati Touna Geram, Ada Apa Dengan KPU Touna..!!!

Reporter : NASIR TULA (2/07/15)

PALU-Samanhudi Mariadjang Bakal Calon Bupati Kabupaten Tojo Una-una (Touna) Sulawesi Tengah (Sulteng) geram, pasalnya, pencalonan dirinya sebagai Bakal Calon Bupati perseorangan atau independen pupus sudah. Saat dirinya mengetahui Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tojo Una-una (Touna) mengeluarkan Surat Keputusannya (SK) dengan tidak meloloskan Pasangan Calon Independen Bupati dan Wakil Bupati Samanhudi Mariadjang dan Samrun Singke.

Pihak KPU Touna, mengeluarkan Surat Keputusannya (SK) dengan tidak meloloskan Pasangan Calon Independen Bupati dan Wakil Bupati Samanhudi Mariadjang dan Samrun Singke, yang dimana dalam surat keputusan nomor 65/kpts/kpu-kab/024,433206/2015/ tentang bakal pasangan calon perseorangan pasangan tersebut tidak memenuhi syarat karena jumlah dukungan yang diserahkan hanya mencapai jumlah minimal dukungan yang ditetapkan oleh KPU Touna, dimana jumlah dukungan yang diserahkan adalah 13.893 Suara.

“ Saya merasa dirugikan dengan adanya Surat Keputusan (SK) yang belum saatnya dikeluarkan oleh KPU Touna yang seharusnya dikeluarkan pada tanggal 6 Juli 2015 yang dimana telah diatur dalam undang-undang KPU,”Ujar Samanhudi. Kamis (2/07/15).

Sebelumnya, Ketua KPU Touna Amri Karima telah menandatangani surat penyerahan pada hari Kamis tanggal 18 Juni 2015 yang dimana surat tersebut,menyatakan kedua pasangan calon Bupati dan wakil Bupati jalur independen Samanhudi Mariadjang dan Samrun Singke telah memenuhi syarat,dengan mengumpulkan suara sebanyak 15.101 Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“ Kenapa besoknya,hari jumat (19 Juni 2015) muncul lagi surat keputusan yang tidak meloloskan saya. Padahal, proses perhitungan suara saya itu, dilakukan di kantor KPU Touna,ada apa dengan KPU Touna…???.” Tutur Samanhudi.

Sementara menurut Ketua Bawaslu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Dewi Pettalolo menyatakan, telah menerima laporan dari bakal calon independen Bupati dan wakil Bupati Touna pasangan Samanhudi Mariadjang dan Samrun Singke. dari laporan itu, pihaknya akan menindak lanjuti kasus tersebut.

” Kami sudah menghubungi tim bawaslu yang ada diKabupaten Touna untuk menyelidiki kasus tersebut, jika benar adanya, maka kami akan melakukan tindakan yang tegas sesuai dengan peraturan yang ada.” Tegas Dewi.

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>