SOSIALISASI GN-OTA TINGKAT PROVINSI SULAWESI TENGAH TAHUN 2015

Moh. Nasir Tula/ Kiriman HUMAS Prop. Sulteng (22/10/2015)

beritasulteng, Palu- Gubernur Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan, Drs. Abd. Salam Mathar, M.Si membuka Sosialisasi GN-OTA (Gerakan Nasional Orang Tua Asuh) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2015, di Palu Golden Hotel, Senin (12/10).

Hadir saat itu Sekretaris Pusat GN-OTA sekaligus jadi narasumber utama, Yasinta Widowati, Ketua GN-OTA Provinsi Gubernur Sulawesi Tengah, Hj. Nurhayati Ponulele dan Plt. Kadis Sosial Daerah Provinsi Sulawesi Tengah.

Tema sosialisasi yang diangkat adalah “Wujudkan Anak Sulawesi Tengah yang Cerdas dan Berkualitas Bersama Mitra GN-OTA Provinsi Sulawesi Tengah”.

Dalam arahannya, Gubernur Sulawesi Tengah menyambut baik kehadiran GN-OTA yang mempunyai peran sosial dalam membantu anak-anak kurang mampu yang ingin melanjutkan pendidikan sekolahnya.

“Lahirnya organisasi sosial (GN-OTA) saat Orde Baru yang dicanangkan Presiden Soeharto pada tanggal 29 Mei 1996 di Semarang bersifat independen bagi warga negara yang punya jiwa sosial,” ujar Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan, Drs. Abd. Salam Mathar, M.Si menjelaskan sejarah lahirnya GN-OTA.

Diakui Gubernur Sulawesi Tengah, pasca Orde Baru GN-OTA kurang menggema meskipun peranannya tetap relevan dengan kondisi yang ada. “Isu strategis pendidikan jadi tantangan untuk dicarikan jalan keluarnya,” lanjut Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Keuangan menjelaskan keberadaan GN-OTA sebagai solusi masalah pendidikan di Sulawesi Tengah.

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus memperhatikan gerakan ini dalam rangka menuntaskan program wajib belajar 9 tahun dan 12 tahun bagi anak sekolah yang berasal dari keluarga kurang mampu. Melalui sosialisasi tersebut, gubernur berharap mampu memberikan motivasi bagi pengurus dan semua pihak untuk memaksimalkan GN-OTA.

“Saya harap (sosialisasi) mampu menghasilkan langkah-langkah inovatif untuk menggugah kesadaran individu dalam menyukseskan GN-OTA.” imbuh Gubernur Sulawesi Tengah melalui Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan.

Usai memberi sambutan, Staf Ahli Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan lalu menyerahkan bantuan dana pendidikan secara simbolis yang diterima perwakilan 4 SD dari Kabupaten Sigi, yaitu SDN Tompu, SDN Kapopo, SDN 1 dan SDN 2 Tinggede. Masing-masing sekolah menerima bantuan sebesar Rp. 12.375.000.

Materi yang disajikan dalam sosialisasi ini antara lain, adalah sejarah berdirinya Yayasan Lembaga GN-OTA, baik di tingkat pusat maupun daerah, susunan pengurus, program dan sumber dana yang ada di dalamnya, serta jumlah anak-anak asuh yang telah mendapatkan bantuan.

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>