Wagub Sulteng Hadiri HUT IBI Ke 64 Tingkat Prop.Sulteng

Moh.Nasir Tula

beritasulteng, Palu- Bertempat di restoran Marannu peringatakan acara Hari Ulang Tahun (HUT) Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke 64 Tahun, secra langsung di hadiri oleh Wakil gubernur (Wagub) Prop.Sulteng H.Sudarto, SH.M.Hum, pada Kamis (29/10/2015).

Wagub Sulteng H.Sudarto mengatakan “Saya terkejut banyak bidan yang hadir pada HUT kali ini, pastinya ini menunjukkan bidan-bidan Kita profesional,” katanya
Tema HUT ke-64, “Bidan Mengawal 1000 Hari Pertama Kehidupan Mewujudkan Generasi Berkualitas.”
Selain acara HUT, juga dilaksanakan Seminar Nasional Asuhan Kebidanan dan Pendokumentasian Dalam Mengawal 1000 Hari Pertama Kehidupan dengan narasumber Hj. Siti Romlah, SKM, MKM dari Kementerian Kesehatan merangkap Pengurus Pusat IBI.
Menurut Ketua IBI Sulteng Mardiani Mangun, SSiT, MPH, momentum HUT diharap mampu melecut semangat menumbuhkan IBI sebagai organisasi bermartabat dan sejajar dengan organisasi profesi lainnya. Secara khusus, Ketua mohon pada wagub diberi kesempatan audiensi dengan pemerintah daerah untuk memaparkan program-program kerja IBI Sulteng.
Melanjutkan arahannya, Wagub Sudarto mengapresiasi para tenaga bidan yang tanpa kenal pamrih terus mengabdi demi bangsa dan negara. “Bidan adalah pahlawan Kita dan keberadaan saudari sangat penting,” puji wagub.
Terkait dengan HUT IBI, wagub berharap dijadikan sarana refleksi guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat setinggi-tingginya. “Olehnya, Saya mohon IBI aktif melakukan pembinaan pada anggotanya,” pesan wagub.
Berdasarkan data 2014, jumlah tenaga bidan di Sulteng sudah mencapai 3294, dan 1794 diantaranya ditempatkan di 2030 desa/kelurahan.
Wilayah Sulteng yang memang luas diakui wagub membuat bidan harus siap ditempatkan di mana saja tanpa kecuali di daerah terpencil. “Mereka (warga) juga harus dilayani apalagi di daerah terpencil seperti kepulauan,” ujarnya. “Masih banyak daerah terpencil yang harus ditempati para bidan dan Saya sudah usulkan ke pusat (Kemenkes) tolong diperhatikan khusus daerah-daerah terpencil di Sulawesi Tengah ,” tandas wagub.
Akhirnya, Wagub mengimbuh supaya bidan-bidan terus memperhatikan kode etik profesi dalam bekerja dan meningkatkan SDM dalam menjawab tantangan kesehatan di Era JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).
Pada acara itu, lebih kurang dihadiri 600 undangan meliputi Forkopimda, pimpinan organisasi profesi kesehatan, SKPD, mitra kerja dan stakeholder kesehatan serta Anggota DPD Komite 3 asal Sulteng dr. Delis Jukarson Hehi.

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>