Gebyar Dan Lomba PK-PLK Tingkat Prop.Sulteng

Moh.Nasir Tula (01/11/2015)

beritasulteng, Palu- Bidang PK-PLK (Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daerah Provinsi Sulawesi Tengah kembali menyelenggarakan Gebyar dan Lomba Keterampilan PK-PLK Tingkat Provinsi Tahun 2015 di Halaman Kantor TVRI Sulteng, Sabtu (31/10). Kegiatan dibuka oleh Wakil Gubernur H. Sudarto, SH, M.Hum, mewakili Gubernur Drs. H. Longki Djanggola yang berhalangan hadir saat itu.

Menurut Kepala Bidang PK-PLK Dikbud Prov. Sulteng Dr. Minarni Nongtji, tujuan gebyar sebagai sarana meningkatkan kompetensi, motivasi, minat dan bakat siswa-siswi berkebutuhan khusus, menumbuhkan mental kepercayaan diri, kemandirian, toleransi dan rasa cinta pada nilai-nilai budaya Indonesia.

Ditambahkannya, lewat gebyar dan lomba diharapkan berkorelasi pada pengembangan potensi siswa-siswi berkebutuhan khusus agar bisa dibina berkelanjutan dan yang tak kalah penting, meningkatkan kemampuan para pengelola SLB (Sekolah Luar Biasa) dalam mengasah minat dan bakat peserta didiknya.

Kegiatan gebyar dan lomba juga jadi ajang seleksi wakil-wakil Sulteng yang akan dikirim ke Padang, Sumatera Barat pada penyelenggaraan Gebyar dan Lomba PK-PLK Tingkat Nasional, November mendatang, jelas Kabid Minarni.

Adapun peserta gebyar dan lomba, berasal dari SLB Kabupaten/Kota dan sekolah-sekolah penyelenggara pendidikan inklusi antara lain, SLB Negeri 1 dan 2 Palu, SLB ABCD Muhammadiyah Palu, SLB Dalaka Kab. Donggala, SLB Negeri Marawola Sigi, SLB Negeri Parigi Kab. Parigi Moutong, dan lain-lain.

Wagub Sudarto yang membaca sambutan gubernur, memberikan apresiasi luar biasa besar atas digelarnya Gebyar dan Lomba Keterampilan PK-PLK Tahun 2015, sebagai sarana membangun SDM berkualitas melalui layanan pendidikan yang maju dan inklusi.

“Saya bangga dengan gebyar ini dan kiranya gebyar bukan cuma megah seremonialnya saja tapi sungguh-sungguh dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Sulawesi Tengah,” ujar wagub meneruskan pujian dan pesan gubernur.

Wagub juga menambahkan, dengan dibangunnya sejumlah SLB baru di beberapa kabupaten selama tahun 2015 ini, menunjukkan kepedulian pemerintah yang luar biasa besar akan kebutuhan pendidikan anak berkebutuhan khusus yang juga harus diperlakukan setara dengan anak-anak normal.

“Mereka juga kreatif-kreatif dan mampu untuk belajar, karenanya mereka juga harus sama dengan yang lain,” terang wagub. “Oleh karenanya, melalui gebyar diharap bisa memberi motivasi utamanya masyarakat agar peduli pada anak-anak disabilitas (berkebutuhan khusus) karena mereka punya hak yang sama dengan anak-anak lain,” sambungnya lagi.

Disamping itu, wagub juga meminta kesediaan stakeholder yang hadir agar membuka kesempatan atau lowongan kerja bagi pegawai-pegawai penyandang disabilitas supaya bisa terserap dalam bursa kerja di daerah.

“Waktu Saya jadi Bupati di Banggai, Saya pernah merekrut pegawai disabilitas, seorang insinyur tidak bisa jalan tapi pakai kursi roda,” kenang wagub membagi pengalamannya menerima pegawai disabilitas. “Saya loloskan dan Saya dapat kritik masyarakat,” ujar wagub mengungkapkan respon masyarakat saat itu.

Namun, karena dasarnya pegawai tersebut rajin dan punya potensi, akhirnya kritikan tajam masyarakat dapat dijawab dengan pembuktian prestasi kerja yang sama baiknya dengan pegawai-pegawai normal.

“Karenanya, Saya imbau kalau mereka bisa, kenapa tidak kita terima sebagai pegawai,” imbuh wagub. “Buktikan Kita bisa ambil mereka jadi pegawai, mereka juga punya pemikiran-pemikiran dan ide-ide yang sama dengan Kita, orang-orang normal,” pungkasnya.

“Bahkan ada juga mereka ini yang menyandang sarjana (S1) dan master (S2), kiranya bisa dimanfaatkan mereka-mereka ini,” tandas wagub mengusulkan pada pimpinan institusi negeri dan swasta yang sempat hadir saat itu.

Pembukaan acara ditandai pemukulan gong oleh Wagub Sudarto yang didampingi Kadis Dikbud H. Ardiansyah Lamasitudju, S.Pd, M.Si dan Kabid Minarni Nongtji.

Pada kesempatan itu, tampil menghibur wagub dan tamu-tamu undangan dengan suara emasnya, Gio dari SLB Poso dan Elis dari SLB Parigi. Rencananya, acara akan ditutup langsung oleh Gubernur Longki Djanggola pada Minggu (1/11/2015)

 

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>