Gubernur Sulteng Pimpin Apel Siaga Pengamanan Hutan

Moh.Nasir Tula (12/11/2015)

beritasulteng, Palu- Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M. Si secara langsung memimpin apel siaga pengamanan hutan yang diikuti Polisi Kehutanan se-Provinsi Sulawesi Tengah serta lembaga terkait, bertempat di halaman Kantor Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah, Jalan S. Parman, Selasa (3/11).
Sebelum memimpin apel, terlebih dahulu Gubernur, H. Longki Djanggola melakukan pemeriksaan pasukan. Dalam arahannya, menegaskan enam point penting untuk menjaga kawasan hutan yakni, menjaga terjadinya kebakaran hutan dengan sebaik-baiknya, sosialisasi pencegahan dan perlindungan hutan, penegasan bagi perusahaan untuk melestarikan dan menjaga kawasan hutan.
Peningkatan fungsi aparat polisi kehutanan dalam menjaga serta mengantisipasi bila terjadi kasus kebakaran hutan termasuk penegakan hukum, pemanfaatan prasarana tepat guna serta pelibatan semua pihak terkait pengawasan dan pelestarian hutan.
“Kita harus senantiasa siap siaga dari bahaya kebakaran hutan, karena mengganggu ekosistem, membahayakan penerbangan udara dan dampak lainnya, bahkan mengganggu ke Negara tetangga. Terdapat 64 perusahaan di kawasan hutan, untuk itu perlu pengawasan dan penjagaan dari Polisi Kehutanan, Pemerintah Daerah serta pihak terkait lain, ” tegasnya
Ketua Panitia Pelaksana, H. Nahardi yang juga Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Tengah dalam laporannya menegaskan, apel siaga merupakan agenda penting instansi dalam mengkoordinasikan perlindungan hutan dengan tujuan sebagai upaya melindungi dan konsolidasi gangguan kehutanan secara efektif.
Peserta apel siaga sebanyak 180 orang, terdiri polisi kehutanan daerah dan UPT serta kementerian, di tambah peserta dari dari Pramuka dan KNPI.
Sementara itu, Dirjen Pencegahan dan Perlindungan Hutan, Estanto, ST dalam arahannya lebih menitikberatkan terkait pengembangan jabatan fungsional polisi kehutanan, yang diatur dalam kode etik tapi masih dalam satu komando.
Secara struktural, kepegawaian Polisi Kehutanan selanjutnya akan melekat di Pemerintahan Daerah, untuk itu perlu dilengkapi oleh sarana dan prasaran termasuk atribut.

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>