Longki Resmikan Gereja GKST Jemaat Eli Syalom Di Desa Kele’i Kab.Poso

Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si didampingi oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Hj. Zalzumida A. Djanggola, SH, CN menghadiri Acara Peresmian dan Pentahbisan Gedung Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) Jemaat Eli Syalom Kele’i di Desa Kele’i, Kabupaten Poso, Selasa (10/11).
Kedatangan Gubernur Sulawesi Tengah bersama rombongan disambut dengan aksi pertunjukan marching band dan upacara adat Poso Pamona.
Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua Majelis Sinode GKST, Pdt. Yuberlian Padele bersama para Mejelis Sinode GKST, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hendrik Kawulur, Pj. Bupati Poso, Sinsigus Songgo, MM, serta para tokoh adat, wanita dan pemuda.
Dalam kesempatannya, Ketua Panitia Pembangunan dan Pentahbisan GKST Eli Syalom Kele’i menyampaikan bahwa Jemaat GKST Eli Syalom Kele’i merupakan hasil pemekaran dari Jemaat GKST Yerusalem Kele’i yang diputuskan melalui Rapat Jemaat GKST Yerusalem Kale’i pada tanggal 21 Maret 2010, yang memudian ditindaklanjuti dengan dikeluafkannya Surat Keputusan (SK) Pembentukkan Kelompok Kebaktian yang ditetapkan oleh Majelis Sinkde GKST pada ibadah pertama pada tanggal 28 Maret 2010.
“Keanggotaan Jemaat GKST Eli Syalom Kale’i terdiri dari 8 kelompok pelayanan, 272 kepala keluarga (KK), 716 anggota sidi, dan 1018 anggota baptis.” jelas Ketua Panita acara.
Ketua Majelis Sinode GKST dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan menjadi monumen kebersamaan yang dibentu oleh rasa persaudaraan dan kebersamaan antar umat Tuhan.
“Kiranya Gereja dan masyarakat dalamnya dapat menjunjung tinggi nilai – nilai komitemen antar umat beragama dan dapat menjadi berkat bagi seluruh umat manusia.” ujar Ketua Majelis Sinode GKST.
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah memberika apresiasi yang tinggi kepada para tokoh agama dan umat Kristen khususnya warga GKST, atas kesungguhan dan kerja keras dalam memperkokoh keimanan melalui peningkatan pembangunan rumah ibadah.
“Mudah-mudahan gereja benar – benar dapat melayani dan terlayani bagi dan oleh masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab panggilan Tuhan.” ujar Gubernur Sulawesi Tengah.
“Dengan keberadaan rumah ibadah ini, kehidupan kerohanian seluruh yang ada di dalamnya dapat terus berjalan, sehingga dapat tumbuh dan membentuk jemaat yang tanggah dalam berbagai pengaruh saat ini. Hal yang terpenting adalah, kita harus terus menguatkan kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama.”
Tidak lupa Gubernur Sulawesi Tengah mengajak seluruh umat Kristiani dan masyarakat Sulawesi Tengah umumnya untuk mendukung dan mensukseskan pemilihan umum kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota serentak 9 Desember mendatang, dengan cara menciptakan lingkungan yang aman, tertib, tentram dan damai.
Peresmian gereja ditandai secara simbolis dengan penekanan tombol, penandatangan plakat dan pengguntingan pita yang dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tengah bersama Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua Majelis Sinode GKST, Pj. Bupati Poso, dan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Hendrik Kawulur, yang kemudian dilanjutkan peninjan gedung gereja GKST Eli Syalom Kele’i.

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>