Sambut HDI Siswa – Siswi Kota Palu Ikuti Jalan Santai

Moh.Nasir Tula / Kiriman Humas Sulteng (22/11/2015)

beritasulteng, Palu- Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang diperingati tiap tahun pada tanggal 3 Desember, merupakan bentuk penghargaan PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) kepada penyandang disabilitas se dunia, dalam rangka memperjuangkan kesetaraan dan menyelesaikan permasalahan sosial penyandang disabilitas.
Hal Ini diungkapkan Asisten Pemerintahan Umum Setdaprov Sulawesi Tengah Moh. Arif Latjuba, SE, M.Si saat membaca sambutan gubernur sekaligus melepas peserta jalan sehat menyambut Hari Disabilitas Internasional Tahun 2015, Minggu(22/11), bertempat di Halaman LPP RRI Palu.
“Saya sampaikan terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan melalui Bidang PK-PLK (Pendidikan Khusus-Pendidikan Layanan Khusus) bekerjasama dengan LPP RRI dalam rangka memperingati Hari Disabilitas Internasional,” ujar asisten menlanjutkan arahan Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si.
Menurutnya, kondisi disabilitas baik fisik maupun mental menyebabkan peyandangnya mengalami gangguan berinteraksi dengan lingkungannya. Lewat jalan sehat, diharapkan dapat menyatukan dan menggugah kesadaran masyarakat akan pentingnya pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas. “Terus perhatikan dan dukung hak-hak mereka, dan hapus diskriminasi terhadap mereka,” imbuh Asisten Arif Latjuba.
Unsur stakeholder pendidikan yang ambil bagian dalam jalan santai pagi itu, diantaranya Kabid PK-PLK Dikbud Prov. Sulteng Dr. Minarni Nongtji, S.Pd, M.Si, Kepala LPMP (Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan) Sulteng Dr. H. Abd. Halim Muharram, M.Pd, Ketua Dewan Pendidikan Sulteng Prof. Dr. Juraid, M.Hum dan Kepala-kepala SLB se Sulteng.
Uniknya lagi, kegiatan ini diselenggarakan serentak di 85 LPP RRI di Indonesia dan dimulai bersama-sama tepat pukul 06.30 WIB atau 07.30 WITA. “Jalan sehat ini adalah agenda tetap LPP RRI tiap tahun,” tutur Kepala Stasiun RRI Palu Dra. Hj. Sofriani Razak. Ditambahkan Kepsta Sofriani Razak, RRI telah menyediakan programa 1 sebagai saluran resmi untuk mengakomodir penyandang disabilitas dalam berkreasi dan berinovasi, sementara programa 2 menawarkan program  suara inklusi. “RRI adalah rumah rakyat yang menyatukan semuanya,” tandasnya.
Jalan sehat berlangsung meriah, diikuti lebih kurang 300 peserta meliputi siswa-siswi SLB se Kota Palu dan 12 Kabupaten se Sulteng, guru-guru pendamping, komunitas penyandang disabilitas, angkasawan RRI dan masyarakat.
Rute dimulai dari RRI Palu, Jalan Kartini, Jalan Muh. Yamin, lalu memutar kembali ke Jalan Kartini dan finish di RRI Palu. Aneka door prize juga telah disiapkan panitia bersama sponsor seperti kulkas, tv, kipas angin, dispenser, dll.

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>