Plt.Sekprop Sulteng Membuka Kegiatan Dekonstrasi Pemdes Angkatan V Se Sulteng

Moh.Nasir Tula / Kiriman Humas Sulteng (28/11/2015)

beritasulteng, Palu- Kegiatan Dekosentrasi Peningkatan Aparatur Pemerintahan Desa (Pemdes) se Sulawesi Tengah Angkatan ke-V resmi dibuka Plt Sekretaris Daerah Dra. Derry. B. Djanggola, M.Si, Sabtu(28/11), di Hotel Graha Mulia.
Sebelumnya, sudah 4 angkatan menyelesaikan kegiatan yaitu, angkatan I dimulai tanggal 19 s.d 23 Oktober, angkatan II dari tanggal 26 s.d 30 Oktober, lalu angkatan III dari tanggal 16 s.d 20 November dan baru-baru ini angkatan IV dari tanggal 20 s.d 24 November.
Dalam laporan panitia oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Prov. Sulteng Ir. Maia Malania Noor, MT menyebutkan jumlah peserta angkatan V sebanyak 720 orang terdiri dari kepala desa, sekretaris desa, bendahara dan aparat kecamatan se Kabupaten Morowali, Morowali Utara, Banggai Kepulauan dan Banggai Laut.
“Lokasi kegiatan dibagi di 7 tempat, Palu Golden Hotel 120 orang jumlah 3 kelas, Amazing Resort 80 orang 2 kelas, Grand Duta 160 orang 4 kelas, Paramasu 40 orang 1 kelas, Graha Mulia 80 orang 2 kelas, Hotel Roaroa 160 orang 4 kelas dan Rama Garden 80 orang 2 kelas,” beber Ka. BPMPD Prov. Sulteng.
Kades Bintean dari Kabupaten Banggai Laut, Suhardi Kasau dan Kades Baturube dari Kabupaten Morowali Utara, H. Ahyar, keduanya berkesempatan menerima pengalungan kartu peserta, tanda simbolis dibukanya kegiatan dekosentrasi angkatan ke-V oleh Plt Sekda Derry Djanggola.
Turut hadir pada pembukaan acara, Kepala Biro Pemerintahan Dr. Fachruddin, Akademisi Dr. Syuaib Djafar, M.Si dan kepala-kepala BPMPD Kab. Morowali, Morowali Utara, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan.
Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si yang diwakili Plt Sekda memandang penting kegiatan itu dalam tujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan profesionalisme aparatur desa dan kecamatan, terkait implementasi UU No 6 Tahun 2014 tentang Desa. “Manfaatkanlah kegiatan ini dengan perhatian sebaik-sebaiknya,” pesan gubernur dalam sambutan tertulis yang dibaca Plt Sekda Derry Djanggola.
Di bagian lain dari sambutan, gubernur tak segan mengingatkan kembali 4 poin, tugas wewenang aparatur desa dalam rangka mewujudkan good governance (pemerintahan yang baik) di desa yaitu menyelenggarakan pemerintahan desa, melaksanakan pembangunan desa, pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa. “Kewenangan aparatur desa hanya dapat dijalankan bila aparatur punya kompetensi,” imbuhnya mengingatkan. “Saya harap dari kegiatan ini Kita dapat pengetahuan baru dan masukan-masukan berharga agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan” lanjut Plt Sekda.
Setelah membaca sambutan gubernur, Plt Sekda lanjut menginformasikan tentang penerapan e-monev (electronic monitoring evaluation atau sistem evaluasi dan pengawasan berbasis elektronik) dalam penyaluran dana desa. “Akan diterapkan (e-monev) pada semua desa dan ada format-formatnya,” ungkapnya.
Oleh karena itu, semua kades dan pendamping desa yang sudah dapat pelatihan diharapkannya mampu menjalankan e-monev. “Itu karena dari aspek akuntabilitas dan tanggungjawab ada pada saudara,” tegasnya.
Dengan gelontoran dana desa lebih kurang 500 Miliar ke 1839 desa di Sulteng, diharapnya efektif untuk mewujudkan desa kuat, mandiri dan demokratis yang bertumpu pada penguatan peran masyarakat sebagai subyek pembangunan. “Saya mohon gunakan dana desa sebaik-baiknya sebab saudara adalah ujung tombak pembangunan di desa masing-masing,” pungkas Plt Sekda mengakhiri sambutan lepasnya.

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>