Untad Palu Peringati Natal Oikumene Tahun 2015

Moh.Nasir Tula (2/12/20155)

beritasulteng, Palu- Universitas Tadulako (Untad) Palu menggelar perayaan Natal Oikumene dengan tema ‘Hidup bersama sebagai keluarga Allah’ dan sub tema ‘Melalui Nata kita aktualisasikan persatuan dan persaudaraan di lingkungan civitas akademika Untad’ bertempat di Merry Glow, Jl. Pattimura, Rabu (2/12).
Rektor Universitas Tadulako, Prof. Ir. Muhammad Basir Cyio, MS dalam sambutannya mengakui sebagai civitas akademik tidak boleh membeda-bedakan seseorang. Baik itu Ras, agama, suku maupun bangsa. Menurutnya, orang yang terbaik adalah seseorang yang senantiasa membicarakan kebaikan orang lain sementara manusia terburuk adalah mereka yang senantiasa membicarakan keburukan orang lain.
Dikatakannya, sebagai manusia biasa, tentu saja memiliki keterbatasan, sementara yang maha kuasalah yang memiliki segalanya. Dalam kehidupan sehari-hari ada dua instrument yang dapat digunakan yakni akal dan hati nurani.
“Saya sendiri kerap mendapatkan mendapatkan kritikan yang keras, menghadapi hal tersebut, saya senantiasa enjoy karena senantiasa menggunakan akal dan hati nurani. Umat kristiani sama halnya dengan umat lainnya yang harus senantiasa bersyukur apabila mendapatkan yang menyenangkan, akan tetapi juga harus mampu menerima apabila mendapatkan hal yang tidak menyenangkan,” ujarnya.
Senada disampaikan Gubernur Sulawesi Tengah Drs. H. Longki Djanggola, M.Si yang diwakili Asisten Perekonomian, Pembangunan dan Kesra, Dr. Ir. Bunga Elim Somba, M.Sc. menurutnya, perayaan hari Raya Natal merupakan waktu untuk merenungkan serta mengevaluasi diri bagaimana perilaku, perbuatan dan ibadah kita di masa lalu kepada Tuhan Pencipta Alam Semesta.
“Perayaan Natal setiap tahun bukan semata seremonial bagi umat kristiani, tetapi merupakan ibadah menyambut kelahiran Yesus Kristus dengan sikap keteladanannya sekaligus menjadi ibadah untuk lebih memotivasi kehidupan sesame umat beragama serta tugas dan tanggung jawab bagi bangsa, Negara khususnya daerah Sulteng,” ujarnya.
Terkait dengan tema peringatan, Asisten Ir. Bunga Elim Somba menekankan agar umat kristiani harus memiliki jiwa social serta menjalin persaudaraan kepada siapa saja tanpa ada perbedaan apapun statusnya karena kita semua adalah satu kesatuan yang harus mampu membangun kebersamaan dan harmonisasi kehidupan dengan saling menghargai dan toleran antar sesame dalam memperkokoh persatuan dan persaudaraan.

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>