Gubernur Sulteng Hadiri Perayaan Natal KORPRI Sulteng

Moh.Nasir Tula (03/01/2016)

beritasulteng, palu – Gubernur Sulawesi Tengah, Drs. H. Longki Djanggola, M.Si didampingi oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Derry B. Djanggola, M.Si menghadiri Perayaan Natal KORPRI Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2015 di Gedung Pogombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (21/12).

Acara berlangsung dengan penuh hikmat namun tetap semarak ini juga dihadiri oleh Asisten Gubernur Sulawesi Tengah Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat, Dr. Ir. Bunga Elim Somba, M.Sc, para perwakilan unsur FORKOPIMDA  Provinsi Sulawesi Tengah, kepala-kepala SKPD lingkup Pemerintah Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, serta para pimpinan, majelis dan perwakilan gereja-gereja se-Kota Palu.

Dalam merayakan Natal di Indonesia, setiap tahun PGI (Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia) memberikan Tema Natal yang akan dibahas sepanjang Natal, yang tahun ini adalah “Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah”. Sedangkan untuk Sub tema, Natal KORPRI Sulawesi Tengah tahun ini adalah “Melalui Perayaan Natal KORPRI kita tingkatkan Kebersamaan dan Persaudaraan Dalam Melaksanakan Tugas”.

Kepala Biro Pembangunan dan Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Ir. Yanmart Nainggolan, CES selaku Ketua Panitia kegiatan menyampaikan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Sulawesi Tengah yang telah berkesempatan hadir dalam perayaan Natal ini.

“Perayaan Natal ini diharapkan dapat menjadi momen untuk membangun kerukunan dan kebersamaan kita semua, khusunya para anggota KORPRI Provinsi Sulawesi Tengah. Perayaan ini kiranya dapat memperbaiki kembali hubungan kebersamaan dan persaudaraan dalam keluarga besar KORPRI, di dalam usaha membangun dan memberikan kontribusi yang produktif bagi percepatan pembangunan di Provinsi Sulawesi Tengah.” ujar Ir. Yanmart Nainggolan, CES.

Salah satu Pendeta Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), yang juga Ketua Sekolah Tinggi Teologia (STT) Bala Keselamatan, Pdt. Dr. Tertius Lantigimo, M.Th dalam kesempatannya menyampaikan Pesan Natal, menyampikan bahwa seperti pada Tema Natal pada tahun 2014, Tema Natal tahun ini masih menekankan pentingnya hidup dalam kekeluargaan.

“Kita adalah keluarga Allah. Sebagai bangsa Indonesia kita adalah keluarga Allah. Artinya kita memiliki Allah yang sama, yang telah memberkati kita. Walaupun kita berbeda keyakinan kita tetap keluarga Allah. Sebagai keluarga kita memiliki kesamaan, atau paling tidak kemiripan. Misalnya, kita memiliki apa yang disebut Agama Samawi. Agama Samawi itu adalah agama Islam, Agama Kristen dan Agama Yahudi, sebagai agama yang berhubungan dengan Abraham (kaum Muslim menyebutnya Nabi Ibrahim, AS) sebagai bapa leluhur dari pemeluk ketiga agama ini. Artinya, baik pemeluk agama Kristen maupun Islam adalah bersaudara. Di sinilah titik kebersamaan kita sebagai keluarga Allah. “ ujar Pdt. Dr. Tertius Lantigimo, M.Th.

“Bangsa kita memang majemuk, terdiri dari berbagai latar belakang, suku, bahasa dan keyakinan, tetapi banyak hal yang mempersatukan kita. Kita sama-sama sebagai bangsa adalah Keluarga Allah, kita semua bersaudara.” lanjut Beliau.

“Para karyawan atau pegawai Kristen harus benar-benar memperlihatkan karakter atau sifat sebagai anggota keluarga Allah melalui ketaatan kepada pimpinan, semangat kerja, jujur, penuh kasih, dan berdedikasi tinggi dalam melaksanan tugas dan kewajiban. Sebagai anggota keluarga Allah harus mampu menciptakan iklim kerja yang kondusif, bersahabat dan penuh damai.” imbuh Pendeta yang juga menjadi dosen di beberapa STT di Indonesia ini.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa perayaan Natal merupakan hari suka cita, yaitu hari penyerahan diri dan hari yang penuh anugerah Allah.

“Natal menjadi momen untuk merenungkan dan mengoreksi diri, sudah sejauhmana perilaku, perbuatan, ibadah dan keimanan kita, dulu maupun sekarang. Yesus Kristus yang memiliki sikap keteladanan-nya kepada umat-nya, patut kita amalkan, yakni sikap hidup yang sederhana, rendah hati, hidup dalam kasih dan penuh kedamaian sesama umat manusia.” ujar Gubernur Sulawesi Tengah.

Menurut Gubernur Sulawesi Tengah, sesuai dengan temanya yaitu “Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah”, perayaan Natal kali ini memiliki makna bagi semua umat Kristiani untuk terus membangun semangat hidup berkeluarga yang sederhana dan bersahaja, bekerja bersama tanpa perbedaan, serta menguatkan jalinan persaudaraan antar umat beragama.

“Allah selalu bersama kita dalam keluarga dan antar umat beragama, sehingga kita menjadi umat beragama yang paripurna, yang selalu membangun rasa kebersamaan dan harmonis dalam kehidupan berkeluarga maupun dalam kehidupan sesama umat beragama yang saling peduli satu sama lain. Olehnya, Saya yakin dan percaya kita semua dapat bersama membangun Sulawesi Tengah ini agar sejajar dengan daerah maju lainnya di kawasan timur Indonesia.” anjut Drs. H. Longki Djanggola, M.Si

Gubernur Sulawesi Tengah berharap, perayaan Natal menjadi motivasi bagi para anggota KORPRI sebagai abdi negara dan abdi masyarakat, untuk terus memberikan prilaku yang patut diteladani, dengan memulai hal-hal yang baru, memperbaiki segala kelemahan dan kekurangan yang pernah dialami, agar kedepan peran anggota KORPRI lebih memberi pengabdian yang tinggi dalam tugas kepemerintahan dan melayani kepentingan masyarakat., Beliau meyakini, dengan adanya kebersamaan dari semua jajaran KORPRI, pengabdian para anggota KORPRI tahun ini akan lebih baik dari tahun yang lalu, dan tahun yang akan datang akan lebih baik dari tahun ini.

“Selamat merayakan Natal tahun 2015 dan selamat menyambut Tahun Baru 2016. Semoga kita semua memperoleh berkat, petunjuk dan bimbingan dari Tuhan Yang Maha Esa, dalam menjalani hidup dan kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat, serta pengabdian kita untuk Sulawesi Tengah yang kita cintai ini.” tutup Gubernur Sulawesi Tengah.

Dalam Perayaan Natal yang menampilkan pertunjukan paduan suara gerejawi, seni hiburan dan alat musik daerah ini, dilakukan penyerahan bantuan sosial kepada beberapa panti asuhan di Kota Palu, diantaranya Panti Asuhan Imanuel Palu, Panti Asuhan Bala Keselamatan Palu dan Panti Asuhan Katolik Palu. Bantuan ini diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tengah kepada perwakilan panti asuhan.

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>