Gubernur Sulteng Lakukan Rapat Mediasi Sengketa Notaris Adnan Umar, SH, Dan PT.Bank Sulteng

Moh. Nasir Tula (08/02/2016)

beritasulteng, palu-Gubernur Drs. H. Longki Djanggola, M.Si , Memediasi Sengketa Perdata antara Notaris Adnan Umar, SH, dengan PT. Bank Sulteng , Dalam acara mediasi tersebut Gubernur didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Biro Hukum ,Kepala Biro Humas dan Protokol, Kepala Biro Ekonomi, sedangkan PT. Bank Sulteng dihadiri Komisaris, Direktur Utama , Direktur Operasional dan sementara Adnan Umar diwakili Keluarga., acara rapat mediasi tersebut dilaksanakan di Ruang Kerja Gubernur , Pada tanggal, 2 Februari 2016.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Ir. Bunga Elim Somba, M,Sc. Menyampaikan sehubungan dengan adanya sengketa Perdata antara Adnan Umar,SH dengan Pihak PT. Bank Sulteng dan sudah berlangsung sejak Tahun 2011, dimana Saudara Adnan Umar, SH, selaku Mitra kerja PT. Bank Sulteng menuntut jasa propesi sebagai Notaris tetapi permasalahan tersebut tidak dapat terselesaikan selajutnya Pengadilan memutuskan Permasalahan tersebut , tetapi sebelum penyelesaiannya perlu mendapat dorongan dari Gubernur agar dapat terselesaikan secara Musyawarah dan mufakat kepada kedua belah Pihak, selanjutnya Kepala Biro Hukum , Abd. Haris Yotolemba,SH,M,Si. Memberikan penjelasan lebih Lanjut Bahwa Perkara antara adnan Umar dan PT. Bank Sulteng sudah semenjak Tahun 2011, Lewat Musyawarah tidak tercapai, Lewat Pengadilan Negeri, Pengadilan Tinggi, Kasasi Ke MA, dan PK, namun demikian perkara tersebut adalah Perkara Perdata masih dimungkinkan untuk dilakukan Musyawarah dan Mufakat melalui Upaya Gubernur untuk mencapai kesepakatan antara kedua belah pihak.

Selanjutnya yang Keluarga yang mewakili Adnan Umar, SH, menyampaikan mengharapkan agar dapat terselesaikan dengan baik demikian juga dari Pihak PT. Bank Sulteng, menyampaikan terlebih dahulu mempelajari Permasalahan tersebut .

Selanjutnya Gubernur Menyampaikan kiranya kedua belah Pihak dapat menyelesaikan permasalahan tersebut dengan baik dengan cara musyawarah dan mufakat yang tidak menimbulkan kerugian yang besar pada salah satu Pihak ,lebih Lanjut Gubernur menyampaikan ” bahwa Pertemuan ini merupakan pertemuan awal selajutnya akan dilakukan pertemuan lanjutan setelah PT. Bank Sulteng , mempelajari duduk perkaranya dan dapat memberikan keputusan dalam pertemuan berikutnya dalam penyelesaian Permasalahan tersebut” saran Gubernur tersebut disepakati kedua belah Pihak .

Pin It

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>