by

Campur Tangan Petinggi Partai Diduda Muluskan Jalan Ketua KPU


Laporan : Moh Faozan

PAARIMO, Beritasulteng.com- Perjalanan mulus Abdul Chair dalam proses seleksi pemilihan anggota KPU Parmout hingga menduduki jabatan ketua, diduga mendapatkan dukungan dari sejumlah Partai Politik besar di Kabupaten Parmout.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, dari seorang sumber yang meminta namanya tidak dikorankan, bukan hanya itu saja. Bahkan, rekomendasi yang ditandatangani Bupati sebagai persyaratan untuk mecalonkan diri sebagai anggota komisioner KPU Parmout, hasil lobi-lobi dari seorang Calon Legislatif (Caleg) yang juga diusung oleh partai besar.

Sesuai pengakuan sumber, hal itu merupakan pernyataan langusung Abdul Chair kepadanya, melalui via telpon genggam, dan sempat terekam dalam memori telponnya dengan durasi 12 menit 57 detik.

Dalam percakapan tersebut, Abdul Hcair bahkan menyebutkan beberapa nama pengurus partai yang diduga mendukungnya untuk maju dan mencalonkan diri sebagai Ketua KPU Parmout.

Dia juga mengutarakan dalam percakapan tersebut, berdasarkan keinginan beberapa petinggi partai besar itu, bahwa dari beberapa nama yang masuk dan diakui sebagai orang Parigi adalah dirinya. Bahkan, ketika diberikan rekomendasi dari Bupati, dirinya diharapkan bisa kuasai untuk memudahkan melakukan komunikasi.

Disinyalir, dukungan yang dilakukan sejumlah petinggi partai besar dan para Caleg tersebut, karena adanya sejumlah komitmen yang telah dibangun, agar memuluskan mereka dalam pelaksanaan Pemilu 2019 ini.

Ketua KPU Parmout, Abdul Chair yang dikonfirmasi Sulteng raya diruang kerjanya, Selasa (29/1) membantah tudingan tersebut, dan tidak menyatakan didukung oleh beberapa partai besar.

“Alhamdulilah, kalau kita berbicara bahwa itu ada campur tangan, sampai dengan saya duduk sebagai ketua itu betul-betul tidak ada campur tangan pimpinan partai,” tandasnya.

Menurut dia, untuk masuk menjadi anggota KPU Parmout, pihaknya meyakini mereka tidak mendapat dukungan atau campur tangan dari siapapun. Sebab, pihaknya bertujuan bagaimana membawa KPU Parmout lima tahun kedepan lebih baik, jangan sampai Kabupaten Parmout dipandang sebelah mata oleh orang lain.

Kemudian kata dia, bagaimana anggota KPU Parmout bekerja dengan integritas yang bagus dan menghasilkan anggota DPRD Parmout yang dimata masyarakat istimewa, dengan mensukseskan Pemilu 2019.

“Kalau kami ada campur tangan Partai, jelas kami ada kepentingan kedepan. Oleh sebab itu, kami tidak ada sama sekali campur tangan, adapun pengakuan itu mungkin mempunyai keinginan tertentu didalam Pemilu ini. Pastinya kami tidak akan diintervensi, dalam hal keputusan KPU,” tegasnya.

Berkaitan dengan rekomendasi kata dia, memang saat meminta rekomendasi Bupati terjadi penolakan, karena diakuinya tidak pada tempatnya. Sehingga, kata penolakan itu yang membawa orang-orang untuk melakukan lobi.

Terkait hal itu Abdul Chair mengakui, memang ada tawaran lobi ke Bupati Parmout dari salah seorang Partai, namun pihaknya tidak mengiyahkan dan tidak melarang niat mereka.

Tetapi kata dia, pihaknya mengutarakan kepada yang bersangkutan jika ingin menyampaikan hal itu kepada Bupati silahkan. Namun yang pasti, rekomendasinya sudah berada di Bupati Parmout dan apapu yang menjadi keputusan adalah keputusan beliau, bukan partai yang melakukan lobi-lobi.

“Kalau tawaran itu memang ada, saya akui itu. Saya kan tidak bisa melarang kalau mereka bicara dengan Pak Bupati, tapi kalau untuk melobikan saya tidak. Silahkan Pak Bupati yang menentukan sikap. Saya tidak iyahkan dan tidak melarang juga, karena ini kan orang dekatnya Bupati,” tutunya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed