by

MARAK Laporkan Dugaan Korupsi Dana Pajak Rokok ke Kejaksaan

Laporan : Moh Faozan

 

PARIMO, Beritasulteng.com- Masyarakat Anti Korupsi (MARAK) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), yang didampingi oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Parimo, secara resmi melaporkan dugaan korupsi dana bagi hasil pajak rokok ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Parigi, Rabu (9/1).

Ketua MARAK, Sukri Tjakunu, bersama dengan Direktur LBH Parimo, Munafri SH, serta Moh Rifal Tajwid, sebagai representasi kaum muda Parimo, diterima langsung oleh Kepala Kejari Parigi, Agus Setiadi, yang didampingi Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus, Muhammad Tang, dan juga Kasi Intel Kejari, Muhammad Rivaizal, di Aula kantor Kejaksaan Parigi.

Kasi Pidsus Muhammad Tang, Kepala Kejari Parigi Agus Setiadi, dan Kasi Intel Muhammad Rivaizal (Foto/Beritasulteng.com)

Laporan ke Kejaksaan yang dilakukan MARAK, terkait dengan Dugaan kasus korupsi dana bagi hasil pajak rokok senilai Rp9 miliar ditahun 2014 silam. Kepala Kejari Parigi, Agus Setiadi, langsung menerima laporan yang diserahkan Ketua MARAK, Sukri Tjakunu.

Pelaporan masyarakat atas dugaan kasus korupsi tersebut mendapatkan apresiasi dari Agus Setiadi dan juga dua orang Kepala Seksi di Kejari Parigi.

“Terima kasih atas pelaporan ini, kami harapkan masyarakat bisa terus berpartisipasi dalam hal seperti ini,” kata Agus Setiadi.

Dia juga mengatakan, bahwa pihak kejaksaan akan segera melakukan puldata-pulbaket, untuk kemudian mengetahui sejauh mana kebenarannya, dan apakah ada kerugian negara pada dana bagi hasil pajak rokok tersebut.

Sukri Tjakunu, selaku ketua MARAK Kabupaten Parimo mengatakan mendukung penuh niat baik yang dilakukan Agus Setiadi bersama jajarannya. Dia juga menyatakan penghargaannya kepada Kejari Parimo, yang telah menyahuti serius pelaporan itu.

“Selaku masyarakat, kami sangat bangga dengan sikap terbuka Kejari Parimo dalam menyahuti pengaduan-pengaduan terkait dugaan kasus korupsi di Parimo”, ujar Sukri.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed